Teknik Pengolahan Kelapa Sawit

Kelapa-Sawit

Buah kelapa sawit terdiri dari daging buah dan biji. Daging buah kelapa sawit pada proses pengolahannya akan diolah menjadi minyak kelapa sawit mentah atau CPO (Crude Palm Oil), sedangkan biji atau intinya akan diolah menjadi minyak inti sawit atau PKO (Palm Kernel Oil). Pada tahap selanjutnya CPO dan PKO akan diolah kembali menjadi berbagai macam produk.

klp swt

Pengolahan kelapa sawit diawali dengan proses pemanenan. Untuk memperoleh hasil produksi (CPO) dengan kualitas yang baik, pemanenan dilakukan berdasarkan kriteria panen (tandan matang panen)  yaitu dengan melihat jumlah brondolan yang telah lepas atau jatuh dari tandannya.

klpa sawit

Pengolahan kelapa sawit menjadi CPO (Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil) pada umumnya melalui lima tahap yaitu proses perebusan, pemipilan, pengadukan dan pelumatan, pengepresan, dan pemurnian. Pada pengolahan kelapa sawit menjadi PKO setelah proses pengepresan maka terjadi pemisahan antara minyak sawit dengan kernel, sabut dan ampasnya. Biji yang telah dipisahkan dari ampas akan dipisahkan kembali antara inti dan cangkangnya. Inti sawit inilah yang akan diolah menjadi berbagai macam produk turunan. CPO (Crude Palm Oil) menghasilkan lebih banyak produk turunan dibandingkan PKO (Palm Kernel Oil). Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan kandungan lemak yang terdapat pada CPO dan PKO.

(Sumber : Makalah Pemanfaatan Hasil Pengolahan Produksi Kelapa Sawit [2012])

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s